Kamis, 01 Oktober 2015

MESIN BENDING ROLL


Mesin Bending Roll (Roll Plat, Gulung Plat)


1. Pengertian Mesin
Mesin roll pipa atau bisa disebut mesin bengkok pipa adalah mesin yang pada umumnya digunakan pada perusahaan fabrikasi atau perusahaan yang membuat trails, pagar rumah dan sebagainya. Mesin roll pipa berfungsi untuk membengkokkan lonjoran pipa sehingga membentuk radius. Mesin ini bekerja dengan sistem dua penumpu dan satu penekan ditengah. Mesin ini dapat digunakan untuk beberapa jenis ukuran diameter pipa dan beberapa ukuran pipa kotak, as kotak dan siku.
2. Spesifikasi Mesin
Mesin roll pipa ini menggunakan sistem manual yaitu dengan menggunakan handle putar. Mempunyai matras dengan spesifikasi matras dua alur untuk pipa Ø 1 inchi dan Ø 1.5 inchi. Sedangkan untuk pipa diameter diluar diameter tersebut, matras dapat diganti sesuai dengan yang dikehendaki.
3. Cara Kerja Mesin
Secara singkatnya, cara kerja pengerollan adalah dengan dua buah tumpuan di bagian ujung pipa, diberikan satu gaya tekan dari atas ke bawah pada bagian tengah pipa.  Dengan menggunakan dua buah matras (dudukan) sebagai dudukan pipa, dan satu matras penekan. Setelah batang pipa silinder diletekan diatas kedua matras putar,  menekan  pipa ke arah bawah dengan cara memutar ulir pengatur sehingga memperoleh batang pipa berbentuk silinder.
         
4. Bagian-bagian Utama Mesin
Pada bagian ini penulis akan menjelaskan tentang bagian-bagian penyusun pada mesin roll pipa serta fungsi dari bagian penyusun tersebut.
a.     Meja roll pipa

Meja roll pipa berfungsi sebagai penopang semua komponen.  Meja ini terbuat dari besi plat siku dengan tebal 6 mm.
b.     Matras roll

Yang dimaksudkan matras pada mesin ini adalah dudukan (landasan) untuk pipa yang akan melalui proses pengerjaan dengan menggunakan mesin roll pipa ini. Matras pada mesin ini berjumlah 3 buah matras yang sama bentuk dan ukurannya, hanya saja berbeda fungsinya. Matras atas (matras tekan) berjumlah satu buah, berfungsi sebagai penekan pipa. Dan kedua matras yang lainnya berfungsi sebagai dudukan pipa.[1]


Mesin Roll Plat atau Gulung Plat adalah mesin yang penting dalam pembuatan pipa atau tangki karena mesin ini mampu menggulung plat sehingga membentuk profil kurva lingkaran.

Dari desainnya mesin roll plat secara umum dibagi menjadi 3 jenis :


1.     Mesin roll plat asimetris







Mesin ini merupakan tipe yang paling sederhana, menggunakan 3 roll yang disusun secara asimetris yang mana 2 roll digunakan untuk menjepit dan satu roll untuk mengarahkan. Tenaga yang digunakakan bisa dari tenaga manusia, motor listrik maupun hidrolik. Mesin ini digunakan untuk mengerol plat plat tipis.




  
2.     Mesin roll plat 3 roll,







Mesin ini rollnya disusun seperti segitiga, dua roll dipasang sejajar dibawah dan 1 roll dipasang diatas diantara 2 roll bawah tersebut. Mesin ini menggunakan tenaga motor listrik dan hidrolik. Mesin ini dipakai untuk mengeroll plat2 tebal dan dibeberapa merk ternama mesin ini bisa untuk membentuk conebending (kerucut), fungsi cone bending ini tidak selalu ada di mesin 3 roll, dan untuk diketahui membentuk cone bending membutuhkan kapasitas 2 kali lebih besar dari pada membentuk pipa atau tangki biasa.


3.     Mesin roll plat 4 roll




Mesin ini merupakan penyempurnaan dari mesin 3 roll, dimana 2 rollnya dipasang lurus atas bawah dan 2 roll lagi dipasang disamping kanan kirinya, mesin ini lebih memudahkan didalam pengoperasian, seperti memudahkan dalam penempatan plat karena bisa dipasang sejajar dengan meja atau side support. Fungsi cone bending juga lebih sempurna dikerjakan oleh mesin ini. Dalam melakukan pengerolan dikenal dengan istilah prebending, yaitu dimana ujung dari plat yang digulung menjadi sangat keras sehingga tetap lurus (tidak terbending dengan baik) hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti desain dari mesin roll itu sendiri (terutama 3 roll) dan keahlian dari operator. Dalam mesin 4 roll hal itu bisa diminimalkan sehingga hasil dari pengerolan tidak menyisakan plat yang masih lurus(yang biasanya musti dipotong untuk membuangnya), jadi hasilnya terbending sempurna dari ujung ke ujung tinggal mengelasnya saja, tentu saja tenaga yang digunakan untuk melakukan fungsi prebending(mengerol ujung) ini lebih besar daripada mengerol bagian tengah. [2]





[1] http://mesinfabrikasi.blogspot.co.id/2013/04/mesin-bending-roll-roll-plat-gulung-plat.html
[2] https://rollpipaempedu.wordpress.com/tugas-akhir-sekolah/laporan/bab-ii/

Senin, 12 Januari 2015

CERITA 2014 - 2015

LIBURAN DI YOGYAKARTA

Pada hari minggu saya dan teman sekelas saya sedang berunding untuk merencanakan liburan akhir tahun 2014 – 2015 . Teman saya menyarankan untuk berlibur ke yogyakarta , karena disana ada sanak saudara nya , dan juga untuk sarana menginap selama beberapa hari di yogya untuk mengirit ongkos . Saya dan kawan kawan berangkat pada hari minngu malam dan sampai di yogya senin pagi, setiba sampai disana kami terkejut mobil yg di kendarai mobil tua tahun 45 an, meskipun sudah tua mobil nya tetapi mesin nnya masih kuat untuk mengangkut 13 orang .

Setiba sampai di rumah saudara teman saya , kita beristirahat sejenak , dan kami pun merencanakan kemana saja kita akan pergi ke tempat berlibur. Keesokan harinya kita pun berangkat pergi ke tempat berlibur yaitu goa pindul yang hiburannya berupa rafting yaitu berenang menyusuri sungai memakai ban truk bekas yang telah di kompa. Setelah dari goa pindul , saya pergi ke pantai untuk melihat sunset pada sore hari . Tetapi sayangnya cuaca pada hari itu kurang cerah dan kami pun merasa kecewa.


Kami pun pulang dengan rasa lelah sekali , dengan cuaca yang sangat dingin , tetapi setiba dirumah kami segera bergegas untuk menuju angkringan untuk menikmati nasi kucing yang kata warga daerah situ terkenal enak dan murah meriah, dan saya pun habis 4 bungkus nasi, 4 gorengan , 4 sate , dan jahe merah . Saya sangat merasa kenyang sekali , dan itu adalah rekor tertinggi saya dan belum ada yg menyaingi rekor makan nasi kucing sebanyak itu , hahahaha . cukup sekian cerita dari saya terima kasih .

 

Kamis, 08 Januari 2015

PERBEDAAN RISC DAN CISC



Dari segi kecepatannya, Reduced Instruction Set Computer (RISC) lebih cepat dibandingkan dengan Complex Instruction Set Computer (CISC). Ini dikarenakan selain instruksi-instruksi pada RISC lebih mudah untuk diproses, RISC menyederhanakan instruksi . Jumlah instruksi yang dimiliki oleh prosesor RISC kebanyakan berjumlah puluhan (±30-70), contoh: COP8 buatan NationalSemiconductor memiliki 58 instruksi; sedangkan untuk prosesor CISC jumlahnya sudah dalam ratusan (±100 atau lebih).
CISC dirancang untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit). Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan, tetapi konsep ini menyulitkan dalam penyusunan kompiler bahasa pemrograman tingkat tinggi. Dalam CISC banyak terdapat perintah bahasa mesin.


Eksekusi Instruksi RISC
Waktu eksekusi dapat dirumuskan dengan:
Waktu eksekusi = N x S x T
Dengan: N adalah jumlah perintah
S adalah jumlah rata-rata langkah per perintah
T adalah waktu yang diperlukan untuk melaksanakan satu langkah
• Kecepatan eksekusi dapat ditingkatkan dengan menurunkan nilai dari ketiga varisbel di atas.
• Arsitektur CISC berusaha menurunkan nilai N (jumlah perintah), sedangkan
• Arsitektur RISC berusaha menurunkan nilai S dan T.
• Proses pipeline dapat digunakan untuk membuat nilai efektif S mendekati 1 (satu) artinya komputer menyelesaikan satu perintah dalam satu siklus waktu CPU.
• Nilai T dapat diturunkan dengan merancang perintah yang sederhana.


Ø  KESIMPULAN. 
Prosessor dengan arsitektur RISC, yang berkembang dari riset akademis telah menjadi prosessor komersial yang terbukti mampu beroperasi lebih cepat dan efisien. Bila teknik rancangan RISC maupun CISC terus dikembangkan maka pengguna komputer tidak perlu lagi mempedulikan prosessor apa yang ada di dalam sistem komputernya, selama prosessor tersebut dapat menjalankan sistem operasi ataupun program aplikasi yang diinginkan secara cepat dan efisien.



SUMBER :

http://andi-granderist.blogspot.com/2013/01/pipelining-risc-dan-prosesor-paralel.html

PENGERTIAN RISC DAN PIPE LINE RISC


1.      REDUCE INSTRUCTION SET COMPUTER (RISC) .

Kata “reduced” berarti pengurangan pada set instruksi. RISC merupakan rancangan arsitektur CPU yang mengembil dasar filosofi bahwa prosesor dibuat dengan arsitektur yang tidak rumit dengan membatasi jumlah instruksi hanya pada instruksi dasar yang diperlukan saja. Dengan kata lain RISC adalah arsitektur komputer dengan kumpulan perintah (instruksi) yang sederhana, tetapi dalam kesederhanaan tersebut didapatkan kecepatan operasi setiap siklus instruksinya. Kebanyakan pada proses RISC , instruksi operasi dasar aritmatik hanya penjumlahan dan pengurangan, untuk perkalian dan pembagian sudah dianggap operasi ang kompleks. RISC menyederhanakan rumusan perintah sehingga lebih efisien dalam penyusunan kompiler yang pada akhirnya dapat memaksimumkan kinerja program yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi.
Ada beberapa elemen penting dalam arsitektur RISC, yaitu :
a.        Set instruksi yang terbatas dan sederhana
b.       Register general-purpose yang berjumlah banyak, atau pengguanaan teknologi kompiler untuk mengoptimalkan pemakaian regsiternya.
c.       Penekanan pada pengoptimalan pipeline instruksi.

Ciri-ciri karakteristik RISC :
a.       Instruksi berukuran tunggal.
b.      Ukuran yang umum adalah 4 byte.
c.       Jumlah mode pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah.
d.      Tidak terdapat pengalamatan tak langsung.
e.       Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika .


Ada tiga buah elemen yang menentukan karakter arsitektur RISC, yaitu:
• Penggunaan register dalam jumlah yang besar. Hal ini dimaksudkan untuk   mengoptimalkan pereferensian operand.
• Diperlukan perhatian bagi perancangan pipeline instruksi. Karena tingginya proporsi instruksi pencabangan bersyarat dan prosedur call, pipeline instruksi yang bersifat langsung dan ringkas akan menjadi tidak efisien.
• Terdapat set instruksi yang disederhanakan (dikurangi).


Perkembangan RISC
Pada tahun 1980, John Cocke di IBM menghasilkan minikomputer eksperimental, yaitu IBM 801 dengan prosesor komersial pertama yang menggunakan RISC. Pada tahun itu juga, Kelompok Barkeley yang dipimpin David Patterson mulai meneliti rancangan RISC dengan menghasilkan RISC-1 dan RISC-2.


Pemakai Teknik RISC
• IBM dengan Intel Inside-nya.
• Prosessor PowerPC, prosessor buatan motorola yang menjadi otak utama komputer Apple Macintosh.


Konsep Arsitektur RISC
Konsep arsitektur RISC banyak menerapkan proses eksekusi pipeline. Meskipun jumlah perintah tunggal yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang diberikan mungkin lebih besar, eksekusi secara pipeline memerlukan waktu yang lebih singkat daripada waktu untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan perintah yang lebih rumit. RISC memerlukan memori yang lebih besar untuk mengakomodasi program yang lebih besar. Dengan mengoptimalkan penggunaan memori register diharapkan siklus operasi semakin cepat.

2.      PIPELINING.
Pengertian pipelining, pipelining yaitu suatu cara yang digunakan untuk melakukan sejumlah kerja secara bersama tetapi dalam tahap yang berbeda yang dialirkan secara kontinu pada unit pemrosesan. Dengan cara ini, maka unit pemrosesan selalu bekerja.
Teknik pipeline ini dapat diterapkan pada berbagai tingkatan dalam sistemkomputer. Bisa pada level yang tinggi, misalnya program aplikasi, sampai pada tingkat yang rendah, seperti pada instruksi yang dijalankan oleh microprocessor.

1.      Pengenalan Pipeline.
Prosesor Pipeline yang berputar adalah prosesor baru untuk arsitektur superscalar komputasi. Ini didasarkan pada cara yang mudah dan pipeline yang biasa, struktur yang dapat mendukung beberapa ALU untuk lebih efisien dalam pengiriman dari bagian beberapa instruksi. Daftar nilai arus yang berputar di sekitar pipa, dibuat oleh dependensi data lokal. Selama operasi normal, kontrol sirkuit tidak berada pada jalur yang kritis dan kinerja hanya dibatasi oleh data harga. Operasi mengalir dengan interval waktu sendiri. Ide utama dari Pipeline Prosesor yang berputar adalah circular uni-arah mengalir dari memori register oleh pusat waktu logika dan proses secara parallel dari operasi ALU.

Struktur lain yang menggunakan penyelesaian deteksi atau selain penundaan yang tepat dari pengaturan waktu pusat tetapi karena masalah waktu yang Syncronization, Pipelines memaksakan sebuah penurunan kinerja. Misalnya counterflow pipeline prosesor yang dirancang sekitar dua arah, pipa membawa petunjuk dan argumen dalam satu arah dan hasil yang lainnya b ini dapat menyebabkan Syncronization masalah antara prosesor.

Pipeline yang berputar menghindari masalah yang hanya melewati data dalam satu arah. Pada prinsipnya, prosesor dari register terus beredar di sekitar cincin yang berhubungan dengan berbagai fungsi ALU, akses memori dan sebagainya .ada tiap tahap, nilai-nilai yang memeriksa dan disampaikan, kemungkinan setelah perubahan, tidak signifikan dengan pengeluaran tambahan untuk sinkronisasi. Dispatched adalah instruksi dari pusat ke fungsi unit yang memungkinkan beberapa masalah instruksi .
2.      Instruksi pipeline
Tahapan pipeline :

a..      Mengambil instruksi dan membuffferkannya
b.       Ketika tahapan kedua bebas tahapan pertama mengirimkan instruksi yang dibufferkan tersebut .
c.      Pada saat tahapan kedua sedang mengeksekusi instruksi, tahapan pertama memanfaatkan siklus memori yang tidak dipakai untuk mengambil dan membuffferkan instruksi berikutnya .

Instuksi pipeline:

Karena untuk setiap tahap pengerjaan instruksi, komponen yang bekerja berbeda, maka dimungkinkan untuk mengisi kekosongan kerja di komponen tersebut.Sebagai contoh :

Instruksi 1: ADD  AX, AX
Instruksi 2: ADD EX, CX

Setelah CU menjemput instruksi 1 dari memori (IF), CU akan menerjemahkan instruksi tersebut(ID). PEPada menerjemahkan instruksi  1 tersebut, komponen IF tidak bekerja. Adanya teknologi pipeline menyebabkan IF akan menjemput instruksi 2 pada saat ID menerjemahkan instruksi 1. Demikian seterusnya pada saat CU menjalankan instruksi 1 (EX), instruksi 2 diterjemahkan (ID).

Ø  Keuntungan pipelining .

1.      Waktu siklus prosesor berkurang, sehingga meningkatkan tingkat instruksi dalam kebanyakan kasus( lebih cepat selesai).

2.      Beberapa combinational sirkuit seperti penambah atau pengganda dapat dibuat lebih cepat dengan menambahkan lebih banyak sirkuit. Jika pipelining digunakan sebagai pengganti, hal itu dapat menghemat sirkuit & combinational yang lebih kompleks.

3.      Pemrosesan dapat dilakukan lebih cepat, dikarenakan beberapa proses dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu.

Ø  Kerugian pipeline .

1.      Pipelined prosesor menjalankan beberapa instruksi pada satu waktu. Jika ada beberapa cabang yang mengalami penundaan cabang (penundaan memproses data) dan akibatnya proses yang dilakukan cenderung lebih lama.

2.      Instruksi latency di non-pipelined prosesor sedikit lebih rendah daripada dalam pipelined setara. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa intruksi ekstra harus ditambahkan ke jalur data dari prosesor pipeline.

3.      Kinerja prosesor di pipeline jauh lebih sulit untuk meramalkan dan dapat bervariasi lebih luas di antara program yang berbeda.

4.      Karena beberapa instruksi diproses secara bersamaan ada kemungkinan instruksi tersebut sama-sama memerlukan resource yang sama, sehingga diperlukan adanya pengaturan yang tepat agar proses tetap berjalan dengan benar.

5.      Sedangkan ketergantungan terhadap data, bisa muncul, misalnya instruksi yang berurutan memerlukan data dari instruksi yang sebelumnya.


6.      Kasus Jump, juga perlu perhatian, karena ketika sebuah instruksi meminta untuk melompat ke suatu lokasi memori tertentu, akan terjadi perubahan program counter, sedangkan instruksi yang sedang berada dalam salah satu tahap proses yang berikutnya mungkin tidak mengharapkan terjadinya perubahan program counter.


SUMBER :

http://andi-granderist.blogspot.com/2013/01/pipelining-risc-dan-prosesor-paralel.html

Rabu, 10 Desember 2014

PANCASILA SEBAGAI SUATU FILSAFAH

1.                  Pengertian Filsafat
Berdasarkan tata bahasa, kata filsafat berasal dari bahasa Yunani , falsafah yang terdiri atas “philein” (artinya cinta) dan “sophos” yang artinya hikmah, kebijaksanaan atau wisdom . Secara harfiah “filsafat” bermakna cinta kebijaksanaan, memiliki arti kebenaran yang sesungguhnya , dan berhubungan dengan hasrat ingin tahu terhadap hal-hal yang benar . Dalam arti praktis , filsafat mengandung makna alam berpikir , sedangkan berfilsafat adalah berpikir secara mendalam atau radikal . Radikal berasal dari kata “radix” yg artinya akar sehingga berpikir secara radikal berarti berpikir sampai kepada akar-akarnya dan sungguh –sungguh kepada hakikat sesuatu . [1]
Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia akan ditinjau melalui arti , objek , dan tujuan pada filsafat umum dan selanjutnya bidang falsafah hidup bangsa indonesia. Pada dasarnya filsafat pertama kali lahir di yunani , selanjutnya lahir filsafat abad pertengahan , dan seterusnya . Namun tak ada salahnya sebagai pembuka , dicoba menyebutkan kapan lahirnya filsafat maupun asal usul filsafat yang dipetik dari buku beberapa pakar penulisnya , diantaranya sebagai berikut ..
Prof . Dr . Achmad Tafsir dalam bukunya (2004) , edisi revisi filsafat umum akal dan hati sejak thales sampai capra , dalam Bab I , hal 1 , di jelaskan bahwa orang yang mula mula menggunakan akal secara serius adalah orang yunani bernama Thales ( kira-kira tahun 624-546 SM ) . Orang inilah yg digelari bapak filsafat . Gelar itu diberikan kepadanya karena ia mengajukan pertanyaan yg aneh, yaitu apakah sebenarnya bahan alam semesta ini ? ia sendiri menjawab air . Setelah silih berganti filsuf yang sezamannya dan sesudahnya mengajukan pertanyaan.
Kemudian Dr.Peter Soedoyo B.Sc , dalam bukunya (2004) Pengantar Sejarah dan Filsafat Ilmu Pengetahuan Alam , mengemukakan dalam Bab I, hal 45. “Ilmu Pengetahuan Murni” , yakni yang berkembang atas dasar kegairahan ingin tahu semata mata, baru lahir dan berkembang dalam peradaban Yunani kuno antara 600 tahun sebelum masehi sampai sekitar 100 sesudah masehi . Adalah bangsa Yunani yang meletakan dasar dasar ilmu filsafat yg melandasi peradaban umat manusia sampai sekarang . Thales bersama Anaximander dan Anaximenes adalah filsuf pertama yang mula-mula membahas hakikat keberadaan segala sesuatu dan asal-usul alam dalam kebendaan serta proses perubahan alam kebendaan .
Filsafat lahir pertama kali di Yunani dan tokoh utama dalam filsafat adalah seorang filsuf Yunani bernama Thales , selanjutnya diikuti silih berganti oleh tokoh tokoh lain yg sering kita kenal, seperti Plato, Aristoteles , Socrates , Cicero , dan dilanjutkan oleh Descartes , dan Immanuel Kant . [2]
2.                  Sistematika filsafat
Filsafat mempunyai sistematik yang amat luas yang meliputi tiga hal utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan axiologi.
A.    Bidang ontologi adalah bidang filsafat yang menyelidiki hakikat dari realita yang ada. Paham-paham seperti Idealisme, spiritualisme, materialisme, pluralisme, merupakan asumsi-asumsi dasar antologik yang akan menentukan apa hakikat kebenaran atau kenyataan sebagaimana dicapai melalui pengetahuan .
B.     Bidang epistemologi adalah suatu bidang filsafat yang membahas sumber, batas, proses hakikat, dan validasi pengetahuan. Epistemologi meliputi berbagai sarana dan tata cara menggunakan saranadan sumber pengetahuan untuk mencapai keberhasilan atau kenyataan rasionalisme, kritisme, fenomenologi, dan positivisme.
C.     Bidang aksiologi adalah bidang filsafta yang menyelidiki nilai terutama meliputi nilai nilai normatif [3]

3.                  CABANG – CABANG FILSAFAT
Yang dimaksud dengan cabang adalah bagian yang termasuk dalam ilmu filsafat dan memiliki konsep dasar filsafat tersendiri, yaitu
A.       Metafisika, cabang filsafat yang membahas dan melukiskan hal-hal yang bereksistensi dibalik fisis, yang meliputi bidang-bidang onologi, kosmologi, dan antropologi secara keseluruhan;
B.       Epistomologi, cabang filsafat yang berkaitan dengan permasalahan hakikat dari pada ilmu pengetahuan;
C.       Metodologi adalah filsafat yang membahas persoalan hakikat metode atau metodologi dalam ilmu pengetahuan;
D.       Logika, cabang filsafat yang berkaitan tentang persoalan cara berpikir / filsafat berpikir, tentang rumus / dalil dan penalaran tentang hal yang benar dan tidak benar, yang baik dan yang buruk;
E.        Estetika, cabang filsafat yang berkaitan dengan permasalahan pemecahan konsep-konsep yang mengandung nilai keindahan dalam hal-hal yang bersifat estetika;
F.        Etika, cabang filsafat yang berkaitan dengan moralitas, juga tingkah laku manusia / tindakan tindakan manusia.[4]




A.    Kesimpulan
Dari makalah ini saya dapat menarik kesimpulan bahwa filsafat mempunyai peranan penting bagi proses proses kehidupan berbangsa dan bernegara. . Filsafat dalam pancasila adalah hasil dari pemikiran dari bangsa indonesia yang dianggap mempunyai norma - norma dan nilai – nilai yang benar dan bijaksana bagi kepentingan bangsa indonesia. Mengingat filsafat adalah suatu hasil budaya manusia yang secara kodrati dibekali oleh Tuhan Yang Maha Esa kemampuan rohani berupa akal sehat, rasa, dan karsa sehingga filsafat adalah hasil dari kebulatan akal sehat, rasa, dan karsa menjadi kebudayaan yang sifatnya non materil setiap manusia memiliki sifat keterbatasan serta kesadaran dalam hal berfilsafat. Disitulah manusia mulai berpikir bahwa diluar dirinya yang serba terbatas pasti ada sesuatu yang tidak terbatas.


B.     Saran
Saran yang dapat saya berikan adalah kita sebagai warga Negara Indonesia harus wajib menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila sebagai dasar filsafat di Indonesia . Sebab tanpa adanya suatu filsafat pada sebuah negara , tidak akan ada sebuah kebenaran yang ditegakkan dalam negara itu sendiri , yang mengakibatkan tidak adanya nilai-nilai dan norma norma yang berlaku di negara itu sendiri

DAFTAR PUSTAKA

Pandji setijo . 2006 . pendidikan pancasila . jakarta : PT.grasindo



[1] Setijo Pandji, Pendidikan Pancasila, Pancasila Sebagai Filsafat, Jakarta, 2006, hlm 75

[2]  Setijo Pandji, Pendidikan Pancasila, Pancasila Sebagai Filsafat, Jakarta, 2006, hlm 73

[3] Ibid., hlm.75

[4] Setijo Pandji, Pendidikan Pancasila, Pancasila Sebagai Filsafat, Jakarta, 2006, hlm 76



DEFINISI FILE SHARING

FILE SHARING

File sendiri memiliki arti yaitu kumpulan informasi yang berhubungan dan tersimpan dalam secondary storage.
Sedangkan File Sharing adalah Kemampuan suatu jaringan untuk mengijinkan pemakai file oleh beberapa pengguna pada saat yang bersamaan.

Berkaitan dengan Internet, File sharing memiliki arti tersendiri yaitu menganut persinggungan File sharing pada Internet. File Sharing adalah Aktivitas dimana para pengguna internet dapat berbagi file dengan pengguna internet lainnya dengan cara penyedia file terlebih dahulu meng-upload file ke komputer server dan kemudian para pengguna internet yang lainnya dapat men-download file tersebut dari komputer server.
Bila menggunakan tipe jaringan Peer - to - peer ( P2P ), File sharing yaitu penyediaan dan penerimaan file digital melalui sebuah jaringan menggunakan model terpusat atau model peer - to - peer, file disimpan dan dilayani oleh PC user. Mereka terlibat dalam file sharing di internet dan merupakan penyedia file ( Upload ) dan penerima file ( Download )

File sharing juga mendukung sebuah System Operasi yang user-oriented, berhubungan dengan permission, multiple user dan bisa mengakses file yang sama.

Mengenal sedikit Multiple User
1.       owner: User yang bisa mengganti atribut,membuka akses dan mengontrol sebuah file atau directory
2.       Group: Sekelompok user yang men-share akses sebuah file
3.       Tiap user memiliki user ID masing-masing yang unik
File sharing yang berhubungan dengan File system adalah:

·                     Model Client - server
·                     Distributed information system
·                     Failure Modes

Dalam file sharing dapat digunakan 2 model jaringan yaitu model peer - to peer jika menggunakan 2 PC dan dilakukan secara Of-Line, dan menggunakan model Client - server jika menggunakan banyak komputer atau PC ( Namun, biasanya digunakan pada sebuah warnet ) dengan menggunakan layanan internet.

Didalam File sharing juga terdapat aturan - aturat yang dikenal dengan etika file sharing.

Etika File Saharing

·                     Legalitas materi yang di share dengan memperhatikan Copyright
·                     Isi materi tidak menyinggung unsur SARA+S

SUMBER :
http://jureinlove.blogspot.com/2010/06/artikel-file-sharing-dan-device-sharing.html